Pemerintah Kabupaten Kutai Timur telah meluncurkan program Sekolah Lansia pada tahun 2026 melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB). Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup lanjut usia dari berbagai aspek, seperti kesehatan, sosial, dan spiritual. DPPKB Kutim telah melakukan pendaftaran peserta program ini dengan sistem jemput bola langsung ke desa, kelurahan, hingga tingkat RT.
Sebanyak 189 lansia telah mendaftar hingga pertengahan bulan Februari, dan DPPKB menargetkan jumlah peserta mencapai 200 orang pada tahap awal. Para peserta tersebar di berbagai titik, seperti Sekolah Lansia Sekar Kedaton, Sekar Melati, Bina Sehat, dan Mawar. Program Sekolah Lansia dirancang dengan kurikulum terstruktur dan berjenjang. Setelah tahap pembekalan, pemerintah daerah berencana meluncurkan program ini secara resmi dengan menggelar Pilot Project Nasional.
Selain fokus pada kesehatan fisik dan mental peserta, program ini juga melibatkan aspek spiritual dengan melibatkan tokoh agama. Semua pembiayaan program ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kutai Timur 2026 dan tidak dipungut biaya tambahan untuk peserta. Program ini direncanakan berlangsung selama 12 kali pertemuan, dengan kesempatan mendapatkan ijazah kelulusan bagi peserta yang memenuhi syarat. Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak terkait, pemerintah daerah berharap program ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses.





