Andre Syachrum Nakhodai KONI Kaltim 2026-2030: Aklamasi Terbaru

by -33 Views

ANDERIY Syachrum atau Andre, kini resmi menjabat sebagai Ketua Umum KONI Kaltim periode 2026–2030 tanpa perlawanan. Sebanyak 80 pemilik suara sepakat memberikan harapan baru pada Andre untuk menjaga dan meningkatkan prestasi olahraga di Kaltim. Kepemimpinan barunya bukan hanya sekadar pergantian kursi, tetapi menjadi langkah awal persiapan menuju PON XXII 2028 di NTB dan NTT.

Misi “Fondasi Kaltim Menuju Generasi Emas”

Pemilihan Andre sebagai Ketua Umum KONI Kaltim juga bertujuan untuk mempersiapkan atlet Kaltim menghadapi kompetisi PON yang akan datang. Dengan tema “Fondasi Kaltim Menuju Generasi Emas”, diharapkan kepemimpinan Andre mampu membawa olahraga di Kaltim ke level yang lebih baik tidak hanya dalam meraih medali, tetapi juga membangun ekosistem olahraga yang sehat.

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menyampaikan harapannya agar KONI Kaltim mampu meningkatkan prestasi atlet di berbagai level. Pesan ini disampaikan dengan penuh optimisme di hadapan para peserta Musorprov. Demi mengangkat marwah olahraga daerah, Seno Aji menekankan pentingnya menunjukkan prestasi di PON mendatang.

Restu Dari Penerus Sebelumnya

Rusdiansyah Aras, mantan Ketua KONI Kaltim, memberikan restu penuh kepada Andre sebagai penerusnya. Ia yakin bahwa Andre adalah sosok yang visioner dan memahami betul bagaimana membina atlet di daerah. Dukungan pun mengalir dari banyak pihak, termasuk dari Ketua KONI Kutai Timur, Rudi Hartono.

Rudi Hartono menekankan pentingnya pemerataan pembinaan atlet di seluruh kabupaten/kota tanpa membedakan perlakuan. Bagi Rudi, semua atlet yang membawa nama baik Kalimantan Timur harus mendapatkan perhatian yang sama. Dukungan penuh diberikan pada kepemimpinan baru Andre untuk memajukan dunia olahraga di Kaltim.

Dengan beban dan harapan baru sebagai Ketua Umum KONI Kaltim, Andre memiliki tanggung jawab besar untuk memimpin 10 KONI kabupaten/kota, 64 cabang olahraga, dan 6 badan fungsional. Tugasnya bukan hanya merapikan manajemen organisasi, tetapi juga mencari, memoles, dan mengasah bakat-bakat muda di Kaltim.

Source link