F1 Drivers Slam ‘Dangerous’ Yo-Yo Racing in British GP Sprint

by -47 Views

Penampilan literal yang hampir hari ke hari dimulai dari susah di kualifikasi lalu di Sprint Race di Silverstone membuat para pembalap F1 angkat bicara. Salah satunya adalah juara F2 tiga kali, Oscar Piastri, yang finis di urutan ketujuh dan menyoroti kesulitan dalam menjaga posisi para mobil di depan. Menurutnya, lomba sangat berantakan dan ada beberapa momen yang cukup berbahaya.

Keadaan Mencemaskan di Silverstone

Dikatakan bahwa lomba Sprint di Silverstone ini menjadi salah satu ujian tersulit bagi para pembalap F1 dengan peraturan teknis baru. Lintasan Silverstone yang memiliki karakteristik panjang straight dan tikungan cepat membuat strategi penggunaan energi listrik menjadi faktor penentu. Pasalnya, format tersebut menjadi momok bagi para pembalap berkat keputusan strategi yang berbeda.

Para pembalap sudah mempersiapkan diri kurang lebih dua tahun sejak diberlakukannya peraturan teknis baru. Namun, prediksi akan kesulitan di awal lomba ternyata terbukti nyata. Banyak momen menegangkan di lap awal yang disebabkan oleh strategi deposit energi berbeda.

Perdebatan seputar Kompleksitas Balapan

Selama empat akhir pekan Grand Prix sebelumnya, para pembalap tidak mengalami kendala besar karena karakteristik lintasan yang lebih menguntungkan dalam segi strategi penggunaan energi. Namun, di Silverstone, kendala mendasar perangkat keras yang tidak dapat diubah menjadi terlihat nyata. Para pembalap harus berjuang keras untuk menghindari tabrakan belakang akibat perbedaan strategi pemanfaatan energi.

Di satu sisi, ada pendapat bahwa momen aksi balapan penuh gairah adalah tontonan yang menghibur para penonton. Namun, bagi para pembalap, momen-momen tersebut lebih didominasi oleh tingkat muatan baterai ketimbang keterampilan dan keberanian. Perbedaan dalam kecepatan pengereman dan pemanfaatan tenaga listrik hanya menambah permasalahan yang harus diselesaikan para pembalap.

Source link