Inspeksi Dana Stunting Rp103 Miliar di Madina: Permintaan Pemuda Sumut

by -355 Views

Ade Batubara Desak Inspektorat Madina Audit Ulang Dana Stunting Rp103 Miliar

Tokoh Pemuda Sumatera Utara, Misron Saidi atau yang lebih dikenal sebagai Ade Batubara, menegaskan perlunya Plt. Kepala Inspektorat Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Munawar, SH., MH, melakukan audit ulang terhadap penggunaan anggaran Program Percepatan Penurunan Stunting di Madina senilai Rp103 miliar. Desakan ini disampaikan guna menjamin transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran publik.

Permintaan Audit Ulang

Ade Batubara meminta agar audit ulang dilakukan dengan cermat, profesional, dan transparan. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh dana yang digunakan dapat dipertanggungjawabkan secara jelas kepada masyarakat. Menurutnya, audit tidak boleh hanya mengenai administrasi semata, tetapi juga harus melibatkan evaluasi program lapangan untuk memastikan efektivitasnya.

Permintaan ini juga sejalan dengan aspirasi masyarakat Madina yang menginginkan kejelasan terkait penggunaan anggaran stunting. Sebelumnya, persoalan ini telah menjadi sorotan DPRD Madina, lembaga pengawas, dan aparat hukum. Ade Batubara juga mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap Dana Bantuan Operasional Kesehatan Tahun Anggaran 2024–2025, termasuk pemeriksaan langsung di berbagai Puskesmas di Madina.

Transparansi dan Akuntabilitas

Ade Batubara menegaskan bahwa pengawasan terhadap sektor kesehatan harus dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya dari sisi administratif. Masyarakat harus merasakan manfaat langsung dari anggaran yang digunakan. Desakan untuk audit ulang ini bukanlah tuduhan kepada pihak tertentu, melainkan bentuk partisipasi masyarakat dalam mengawasi pengelolaan keuangan negara.

Ia berharap hasil audit nantinya dapat disampaikan secara terbuka kepada publik. Jika tidak ditemukan penyimpangan, hal tersebut akan menjadi bukti bahwa pengelolaan anggaran berjalan sesuai ketentuan. Namun, jika terdapat indikasi pelanggaran, proses hukum harus berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Anggaran untuk penanganan stunting dianggap sebagai program penting yang berdampak pada masa depan anak-anak Indonesia. Oleh karena itu, transparansi dalam pengelolaan dana ini sangatlah krusial demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan.

Source link