Proyek revitalisasi Terminal Sungai Kunjang di Samarinda mendapat kepastian setelah ditunda akibat penyesuaian kebijakan efisiensi anggaran. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) memastikan pembangunan terminal ini akan dimulai pada tahun 2026. Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menyampaikan kabar baik tersebut langsung di Samarinda. Revitalisasi terminal tipe B ini masuk daftar prioritas Pemprov Kaltim dan telah memiliki dokumen lengkap, termasuk Master Plan, Detail Engineering Design, dan legalitas lahan dari BPN. Terminal Sungai Kunjang yang sudah melayani warga Kota Tepian selama lebih dari 30 tahun akan direvitalisasi menjadi pusat transportasi modern dan ramah pengguna.
Langkah ini diharapkan akan memperkuat konektivitas Samarinda dengan daerah lain di Kaltim dan mendukung pertumbuhan ekonomi serta mobilisasi warga. Meskipun dokumen teknis telah lengkap, perincian anggaran masih menunggu finalisasi. Dinas Perhubungan Kaltim sedang melakukan verifikasi akhir untuk menetapkan alokasi resmi. Pemprov Kaltim menargetkan bahwa finalisasi anggaran harus selesai pada 2026 agar pembangunan fisik terminal dapat dimulai tepat waktu. Revitalisasi Terminal Sungai Kunjang bukan hanya tentang bangunan baru, tetapi juga tentang layanan publik yang lebih baik. Kaltim sebagai provinsi penyangga Ibu Kota Nusantara membutuhkan infrastruktur transportasi yang terintegrasi dan berkualitas untuk menghadapi peningkatan arus manusia, barang, dan aktivitas ekonomi di masa depan.





