Ujian CAT PPPK Sekolah Rakyat: 42 Lokasi Ujian di BKN Mulai 13 Juli

by -52 Views

Seleksi Kompetensi PPPK Sekolah Rakyat Dimulai 13 Juli: Persiapan Peserta dan Fasilitas Ujian

Perjuangan ribuan pelamar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Sekolah Rakyat memasuki babak penentuan dengan Seleksi Kompetensi berbasis Computer Assisted Test (CAT) yang akan dimulai pada 13 Juli 2026. Setelah melewati proses administrasi yang panjang, peserta bersiap menghadapi ujian ini yang dijamin oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk berlangsung adil tanpa celah kecurangan.

Persiapan Peserta dan Fasilitas Ujian

Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik BKN, Wisudo Putro Nugroho, menegaskan komitmen BKN untuk menjaga integritas kompetisi ini. Seleksi ini didasarkan pada sistem merit untuk menyaring tenaga pendidik terbaik. Proses seleksi dijamin transparan, objektif, dan akuntabel untuk memastikan keadilan bagi semua peserta sesuai Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Untuk mendukung gelombang peserta yang berasal dari berbagai daerah, BKN telah menyiapkan sebanyak 42 lokasi ujian yang terbagi menjadi dua kategori utama:

  • 35 Titik Lokasi Internal BKN: Termasuk Kantor BKN Pusat, Kantor Regional (Kanreg), dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) BKN di berbagai wilayah.
  • 7 Titik Lokasi Mandiri Instansi: Lokasi tambahan yang disediakan oleh instansi terkait untuk mengurangi penumpukan peserta.

Jadwal Seleksi Kompetensi PPPK Sekolah Rakyat akan berlangsung hingga 27 Juli 2026 dalam waktu 15 hari. BKN menekankan pentingnya kedisiplinan peserta agar tidak terlambat datang karena durasi ujian yang ketat dalam sistem CAT.

Seluruh peserta diwajibkan hadir paling lambat 60 menit sebelum sesi ujian dimulai. Waktu tersebut digunakan untuk verifikasi dokumen, pencocokan data identitas, dan instruksi penggunaan komputer ujian. Peserta diharapkan terus memantau informasi resmi, menjaga kondisi fisik, dan mempersiapkan materi ujian secara matang untuk meraih hasil terbaik.

Penyelenggaraan ujian berbasis teknologi ini diharapkan mampu menyaring guru-guru berkualitas yang akan berperan penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia.

Source link