Madrid dinilai berpeluang menjadi salah satu seri yang paling dinantikan dalam kalender Formula 1, meski balapan perdana di sirkuit Madring masih menghadapi persoalan minimnya peluang menyalip. Penilaian itu disampaikan prinsipal tim Williams, James Vowles, setelah Grand Prix Spanyol untuk pertama kalinya digelar di ibu kota Spanyol tersebut.
Vowles memuji penyelenggara karena mampu menjalankan debut ajang itu tanpa kekacauan besar yang lazim menyertai venue baru. Menurut dia, lokasi Madring juga memiliki sejumlah keunggulan, terutama akses dan kapasitas area di sekitar sirkuit.
Debut Madring dinilai berjalan baik
“Pertama-tama, selamat kepada para penyelenggara,” kata Vowles dalam episode terbaru The Vowles Verdict. “Ini tahun pertama grand prix tersebut, dan biasanya itu berarti acaranya sedikit kacau, tetapi hal itu tidak terjadi di Madrid.”
Ia menyebut Madring berjarak sekitar setengah jam dari pusat kota Madrid. Akses menggunakan metro, menurut Vowles, bahkan dapat ditempuh dalam waktu sekitar 10 menit. Area penyelenggaraan yang luas juga memungkinkan lebih banyak penonton hadir, meski konsekuensinya pengunjung harus berjalan cukup jauh antara dua arena dan area mobil balap.
“Ruangnya sangat luas, mungkin 10 kali lebih luas dibandingkan yang biasanya tersedia bagi kami. Itu memiliki kelebihan dan kekurangan,” ujar Vowles. “Kelebihannya, lebih banyak orang dapat ditampung. Kekurangannya, Anda menghabiskan sol sepatu untuk berjalan di antara dua arena yang berbeda dan menuju mobil-mobil.”
Namun, kualitas balapan menjadi catatan utama dari seri perdana tersebut. Sirkuit Madring dinilai belum menyediakan cukup banyak kesempatan menyalip. Karena itu, muncul dorongan agar perubahan dilakukan pada 2027 untuk membuat persaingan di lintasan lebih menarik.
Williams menghadapi masalah performa dan ban
Vowles mengakui karakter teknis Madring menjadi tantangan bagi para pembalap. Ia mengatakan para pembalap menikmati tingkat kesulitan sirkuit, tetapi mengakui balapan secara keseluruhan sedikit terdampak karena peluang menyalip yang terbatas.
“Saya yakin para pengelola sirkuit akan melihat bagaimana mereka dapat memperbaikinya untuk tahun depan,” katanya. “Masalah utamanya adalah mencari cara agar lebih banyak aksi menyalip terjadi pada tahun-tahun mendatang. Selain itu, selamat. Balapan pertama yang brilian.”
Bagi Williams, Grand Prix Spanyol berlangsung sulit sesuai perkiraan sebelum akhir pekan balapan dimulai. Vowles mengatakan kondisi di Madrid memperbesar kelemahan mobil mereka, setelah tim tersebut terlalu lama tidak menambahkan performa dan mulai tertinggal dari tim-tim di sekitarnya.
Masalah juga terlihat pada penggunaan ban lunak dan medium. Kedua kompon itu mengalami graining, kondisi ketika ban kehilangan performa secara signifikan dari satu putaran ke putaran berikutnya. Dampaknya terlihat dalam putaran panjang, bukan saat kualifikasi.
Ban keras memberikan gambaran berbeda. Sejumlah mobil mampu menggunakannya hampir sepanjang balapan, meski berada di batas kemampuan kompon tersebut. Vowles menilai Pirelli telah membawa pilihan ban yang tepat untuk karakter sirkuit Madring. Ia juga menyebut kondisi aspal berada dalam keadaan baik.





