Marc Marquez mempersempit jarak dari Jorge Martin dalam persaingan gelar juara dunia MotoGP setelah memenangi sprint race di Motegi, Sabtu. Kemenangan itu membuat selisih poin keduanya menjadi tujuh angka menjelang balapan utama Grand Prix Jepang pada Minggu.
Martin sebenarnya memulai balapan dari posisi pole, tetapi Marquez melakukan start lebih baik dari sisi tengah baris terdepan. Pebalap Ducati tersebut berhasil menempatkan motornya di depan Martin saat memasuki tikungan pertama. Martin sempat mencoba bertahan dari sisi luar, namun akhirnya harus kembali ke jalur di belakang Marquez.
Sejak saat itu, Martin tidak mampu memberikan tekanan serius kepada Marquez. Posisi terdepan relatif terkendali hingga mendekati akhir balapan, sebelum jarak di antara para pebalap di kelompok depan kembali menyempit pada lap terakhir.
Insiden lap pertama singkirkan Acosta
Drama utama lainnya terjadi hanya beberapa detik setelah Marquez mengambil alih pimpinan. Ketika rombongan pebalap mengerem menuju Tikungan 3, Alex Marquez kehilangan kendali atas Gresini Ducati miliknya. Insiden tersebut membuat Fabio Di Giannantonio dan pebalap KTM, Pedro Acosta, ikut tersingkir.
Kecelakaan itu membuka peluang bagi Enea Bastianini, yang membela tim Tech3 KTM. Berangkat dari posisi ketujuh, Bastianini melaju cepat pada awal lomba dan berhasil menghindari kekacauan yang menimpa Acosta, rekan sesama pebalap KTM dari tim pabrikan.
Marco Bezzecchi sempat menempati posisi ketiga setelah insiden tersebut. Namun, pilihan menggunakan ban belakang medium membuat pebalap Aprilia itu kesulitan mempertahankan kecepatannya sepanjang sprint. Bastianini menyalipnya pada lap ketiga, kemudian Diogo Moreira dan Ai Ogura melewati Bezzecchi pada lap kelima.
Bezzecchi akhirnya finis keenam. Ia masih mampu mengamankan sejumlah poin, salah satunya karena Johann Zarco dan Raul Fernandez terlibat persaingan ketat di belakangnya sepanjang sebagian besar balapan.
Moreira naik ke posisi kedua
Di lintasan, Martin melintasi garis finis kedua, diikuti Bastianini dan Moreira. Namun, hasil tersebut berubah setelah balapan berakhir. Martin dan Bastianini masing-masing dijatuhi penalti karena melampaui batas lintasan, sehingga keduanya turun satu posisi.
Moreira pun naik ke posisi kedua, sekaligus mencatatkan hasil terbaiknya di MotoGP. Martin diklasifikasikan di urutan ketiga, sedangkan Bastianini berada di posisi keempat. Persaingan di antara ketiganya sempat memanas pada lap terakhir, dengan KTM yang ditunggangi Moreira hampir menyamai Aprilia di garis finis, meski urutan di lintasan tidak berubah sebelum bendera finis dikibarkan.
Ogura melengkapi posisi lima besar. Pebalap Trackhouse Aprilia itu memulai sprint dari urutan ke-11 dan berhasil mengamankan hasil yang cukup baik dalam balapan kandangnya, di tengah akhir pekan yang sejauh ini berlangsung sulit baginya.





